KOTA IKAN DAN RITUAL PETIK LAUT
| photo by net |
Kota ikan begitulah sebutan nama kota Muncar. Muncar disebut kota ikan karena mampu menghasilkan ikan dalm jumlah banyak perharinya. Kota yang dipadati oleh mayoritas orang Madura atau keturunan Madura ini sangatlah ramai. Banyak kapal yang berjejer-jejer mengapung diatas laut itu adalah sebagai kendaraan para nelayan untuk menyongsong waktunya mengais ikan-ikan.
Betahun-tahun masyarakat Banyuwangi khususnya masyrakat Muncar menikmati akan hasil lautnya yang cukup melimpah, akan tetapi alam berkata lain. Beberapa tahun terakhir ini masyarakat muncar mengalami musibah dengan menurunnya pengahsilan hingga tidak adnya ikan untuk di jual. Mereka seakan memulai hidupnya dari awal. Kondisi masyarakat yang menggantungkan hidupnya akan hasil laut ini cukup memprihatinkan bagi warga Banyuwangi dan pemerintah. Kini pemerintah Banyuwangi melakukan pembangunan besar unutk mengembalikan nyawa mereka sebagai nelayan, yang selalu berlayar dari pelabuhan hingga kembali ke dermaga.
Satu sisi lain cerita dari kota Muancar adalah petik Laut. Petik laut yang merupakan ritual untuk memohon berkah rezeki dan keselamatan sekaligus ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas limpahan rizki melalui laut-Nya. Prosesi ini biasanya dilaksanakan pada bulan syura saat bulan pernama atau tanggal 15, Karena pada saat itu nelayan tidak melaut akibat laut yang sedang pasang. Dalam prosesinya, membuuhkan banyak property atau perlengkapan demi kesakralan ritual yang dilakukan. Misal sesaji dari hasil bumi yang dibawa oleh perahu kecil untuk menuju laut. Akan tetapi sebelumnya dlakukan ritual didarat yaitu ritual ider bumi. Dalam prosesi petik laut ada percampuran adat dari banyuwangi dan Madura. Dari Madura adalah kostum dan cluring yang pakainya mereka, sedangkan dari Banyuwangi adalah dalam ritual diiringi tarian gandrung banyuwangi hingga menuju laut dengan menaiki perahu nalayan.
Kita bisa melihat sendiri bahwa kota Muncar seakan tak pernah sepi dengan kegiatan lautnya, karena memang laut meruapakan kekayaan yang dekat dengan kehidupan disana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar