Pages

Rabu, 30 Mei 2012

Internet


SITASI
Pengertian     
            Kata sitiran merupakan terjemahan langsung dari kata citation dalam bahasa inggris. Sitiran/sitasi adalah menunjukkan asal-usul atau sumber suatu kutipan, mengutip pernyataan atau menyalin/mengulang pernyataan seseorang dan mencantumkannya di dalam suatu karya tulis yang dibuat, namun tetap mengindikasikan bahwa kutipan tersebut itu adalah pernyataan orang lain.

Ada pendapat dari beberapa tokoh mengenai pengertian sitasi/ sitiran, diantaranya :
ALA glossary of library and information science dalam hasugian (2005:5), Sitiran adalah suatu catatan yang merujuk pada suatu karya yang dikutip atau pada beberapa  sumber yang memiliki otoritas.


Kamus besar bahasa indonesia (2005:1078) menyatakan bahwa, Sitiran adalah menyebut atau menulis kembali kata-kata yang telah disebut (ditulis) orang lain. Referensi berarti rujukan atau petunjuk, sedangkan citation (sitiran) berarti kutipan.

Menurut sulistyo-basuki dalam wibowo (2008:26), dalam kaitannya dengan sitiran dikenal 2 istilah yaitu referencing (perujukan) => Mengarahkan pada perujukan kekarya yang telah ada sebelumnya dan mengutip  pengarang sebelumnya. dan citation (sitasi/sitiran) => Mengarah pada karya yang diacu yang dilakukan pengarang sesudah karya yang diacu dterbitkan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komunikasi ilmiah dan merupakan ciri pertumbuhan pengetahuan.
bisa disimpulkan bahwa sitiran/sitasi adalah daftar pustaka dari sejumlah dokumen yang dirujuk atau dikutip oleh sebuah dokumen dan setiap daftar pustaka dokumen tersebut dimuat dalam bibliografi dokumen yang mengutip. Sitiran bisa muncul dalam catatan kaki, catatan akhir, bibliografi ataupun daftar pustaka. terkadang citation dianggap sinonim dengan reference, tetapi bila kedua istilah tersebut diteliti dalam kamus bahasa ternyata makna istilah tersebut memiliki makna yang berbeda.
Teknik Penulisan Sitasi
Pada dasarnya ada 2 teknik penulisan sitasi:
1. C
atatan langsung (catatan perut)
            C
atatan perut ditulis langsung di dalam baris-baris naskah, yang berisi alamat rujukan singkat dari bahan yang diacu, yaitu: nama pengarang, tahun penerbitan, dan halaman. Untuk artikel jurnal, artikel media massa, atau makalah, tidak perlu dicantumkan nomor halamannya.
C
atatan kaki (footnotes) atau catatan akhir (endnotes)
            F
ootnotes dan endnotes ditulis terpisah dari baris-baris naskah.

1. Catatan Kaki (Footnotes) : D
iletakkan di bagian bawah halaman, dipisahkan dari naskah utama menggunakan garis.
2.      Catatan akhir (endnotes) : sama dengan teknik penulisan catatan kaki. Perbedaannya terletak pada penempatan catatan. Endnotes diletakkan terpisah di bagian akhir tulisan atau bab (chapter).
                        Fungsi dari sitasi

            Fungsi dari sitasi diantaranya, sebagai berikut:
            1. Memberikan penghormatan kepada pelopor bidang ilmu
            2. Mengakui atau memuji hasil karya orang lain
            3. Mengidentifikasi metodologi serta peralatan yang digunakan dalam menghasilkan karya tersebut
            4. Mengkoreksi pekerjaan sendiri dan mengkritik atau mengkoreksi hasil karya orang lain sebelumnya           
            5. Memperkuat klaim terhadap suatu penemuan
            6. Kesiagaan terhadap penelitian berikutnya
            7. Bukti keaslian data
            8. Identifikasi penerbitan yang asli dimana suatu gagasan atau                     konsep telah dibahas.
            9. Memberikan latar belakang bacaan

Jenis Dokumen Sebagai Sumber Sitiran
Ä  Jurnal atau majalah ilmiah
Ä  Karya ilmiah
Ä  Buku  
Ä  Kamus
Ä  Surat kabar atau koran
Ä  Sumber Internet
       
       Alamat Sitasi pada Teknologi Informasi
         http://www.Easybib.com
 www.stationcretation.com


al


Tidak ada komentar:

Posting Komentar