Bagiak part II
Tak kalah lezatnya dari bagiak yang pertama,, kini hadir lagi bagiak yang kedua dengan bentuk, motif dan rasa yang berbeda. Bisa dilihat dari gambar di atas, bagiak dengan bentuk bola-bola ini terlihat lebih menarik. Selain itu motif dengan paduan dua warna yang bikin kita tergiur untuk menyerbunya. Untuk rasanya sendiri juga tak kalah dengan bagiak yang pada bagian pertama lho…pada bagiak pertama tersedia bagiak rasa jahe, susu, wijen, dan. Untuk bagiak yang hadir baru-baru ini disediakan rasa coklat dan melon. Masalah harga juga terjangkau, satu kantong plastik ukuran ½ kilo berkisar Rp 7000,- sampai Rp 10000,-.
![]() |
| photo by Dot |
bahan dasar tepung sagu yang tetap dipegang oleh masyarakat Banyuwangi khususnya wong using adalah untuk tetap menjaga rasa khas kue atau jajanan Banyuwangi. Itu juga salah satu cara melestarikan budaya Banyuwangi. Tekstur yang renyah juga tetap disuguhkan bagiak bola-bola ini (saya menyebutnya). Semua yang menjadi khas tetap dijaga hanya saja pembuat (Masyarakat Banyuwangi) memberi tambahan-tambahan lain untuk menarik minat konsumen dan untuk memberi sajian yang lebih berbeda dan lebih inspiratif dari segi bentuk dan rasanya.
kini sudah tak menjadi makanan dan jajanan asing lagi bagi masyarakat banyuwangi. banyak orang-orang yang menjual kue ini karena juga semakin banyak yang menyukai dan berminat untuk membeli baik untuk dikonsumsi sendiri ataupun sebagai buah tangan. Maka dari itu, saat ini kombinasi-kombinasi dari rasa dan bentuk juga menyajikan yang kebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar